Sungai Cisadane Diduga Tercemar Limbah Kimia, Polisi Himbau Warga Tak Mancing dan Konsumsi Ikan
Mediatamanews|Tangerang – Sungai Cisadane diduga tercemar limbah cair kimia akibat peristiwa kebakaran gudang pestisida di kawasan Setu, Kota Tangerang Selatan. Menyikapi hal tersebut, Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Cisadane sekaligus mengimbau warga agar tidak memancing dan mengonsumsi ikan dari sungai tersebut untuk sementara waktu.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan guna melindungi masyarakat dari dampak pencemaran limbah kimia. Polisi bersama unsur TNI dan instansi terkait menyusuri bantaran sungai untuk memberikan edukasi langsung kepada warga.
“Kami melakukan upaya pre-emptive berupa imbauan kepada masyarakat di sepanjang aliran Sungai Cisadane agar tidak memakan ikan maupun bangkai ikan yang diduga terkontaminasi zat kimia, serta tidak menggunakan air sungai yang masih tercemar,” ujar Raden Muhammad Jauhari.
Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan PDAM Tirta Benteng untuk menjamin pasokan air bersih kepada masyarakat. Sejumlah mobil tangki air dikerahkan untuk membagikan air bersih secara gratis kepada warga yang membutuhkan.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Tirta Benteng, Joko Surana, mengungkapkan pihaknya sempat menghentikan distribusi air bersih pada Senin malam mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB, menyusul terdeteksinya bau menyengat pada air baku.
“Setelah dilakukan pemeriksaan berkala, pada pukul 05.00 WIB air baku dinyatakan layak diolah. Kami memastikan air yang saat ini didistribusikan aman dan layak dikonsumsi,” jelas Joko.
Diketahui, sejak Senin malam hingga Selasa, ribuan ikan ditemukan mati mendadak di aliran Sungai Cisadane. Kematian massal ikan tersebut diduga kuat akibat tercemarnya sungai oleh limbah cair kimia sisa kebakaran gudang pestisida di Kota Tangerang Selatan.
Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada dan mematuhi imbauan hingga kondisi sungai benar-benar dinyatakan aman.
Info Redaksi
- Uploader : Ian Rasya