Bongkar Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Wakil Ketua Komisi XII Bersama Polisi Segel SPBU Tegal Besar di Jember

Mediatamanews|Jember (Jatim) – Sebuah langkah tegas diambil oleh aparat kepolisian bekerja sama dengan pimpinan Fraksi Partai Gerindra DPR RI dalam memberantas praktik mafia bahan bakar minyak (BBM). Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jember resmi disegel setelah diduga kuat terlibat dalam skema penyelewengan BBM bersubsidi ke sektor non-subsidi, Sabtu (14/03/2026).
Penyegelan ini dilakukan menyusul rangkaian penyelidikan yang mengungkap adanya kejanggalan sistematis dalam penyaluran bahan bakar yang seharusnya diperuntukkan bagi rakyat kecil.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Jember menyatakan bahwa langkah penyegelan ini adalah bagian dari komitmen untuk memastikan keadilan distribusi energi. Polisi akan menerapkan metode Scientific Crime Investigation untuk membedah aliran penyimpangan ini hingga ke akar-akarnya.
“Kami sudah sepakat, untuk sementara SPBU ini kita segel untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Ada kejanggalan yang ditemukan, dan kami dari Polres Jember akan terus mengusut siapa saja sosok di balik praktik ini. BBM subsidi harus jatuh ke tangan yang berhak,” tegas Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan di lokasi kejadian.
Penyelidikan ini dipastikan tidak akan berhenti pada level operator lapangan. Kepolisian menegaskan akan menindak tegas jika ditemukan adanya keterlibatan oknum internal pemerintah maupun oknum aparat yang menjadi “pelindung” praktik ilegal tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Bambang Hariyadi, yang hadir langsung di lokasi, memberikan pernyataan keras. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar mewakili lembaga legislatif, melainkan membawa mandat penuh dari Fraksi Partai Gerindra untuk membela hak masyarakat.
“Saya minta kepada rekan-rekan kepolisian, jangan takut! Mau siapa pun di belakangnya, dari lembaga mana pun, lawan! Kami dari Fraksi Gerindra akan berdiri di belakang kalian,” ujar Bambang dengan nada bicara yang tegas.
Bambang juga menambahkan beberapa poin krusial terkait pengawasan ke depan Koordinasi Lintas Komisi, Efek Jera (Trigger) Laporan Langsung ke Presiden.
“Masalah ini akan dikoordinasikan dengan Komisi III DPR RI dan Kapolda untuk memastikan pengawasan yang lebih ketat di seluruh wilayah dan penindakan di Jember ini diharapkan menjadi pemicu untuk membongkar praktik serupa di daerah lain yang selama ini merugikan rakyat,” tambahnya.
Oleh karenanya, Ia mengatakan fraksi Gerindra berkomitmen untuk melaporkan temuan penyimpangan ini langsung kepada Presiden sebagai bentuk pengawalan kebijakan energi nasional.
“Kasihan rakyat di bawah. Praktik seperti ini tidak boleh dibiarkan menjadi kebiasaan. Ini adalah peringatan bagi semua pihak agar tidak main-main dengan BBM subsidi,” pungkas Bambang.
Info Redaksi
- Editor Naskah : Ian Rasya
- Uploader : M. Abdul Basid