Iklan Home Header (865×135)

Berita UtamaHukum

Kuasa Hukum Eggi Sudjana Bantah Terima Sejumlah Uang Usai Bertemu Jokowi

Mediatamanews|Tangerang – Polda Metro Jaya resmi menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap dua tersangka dalam perkara dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Dengan terbitnya SP3 tersebut, proses hukum terhadap keduanya dinyatakan dihentikan.

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang di publik, Eggi Sudjana melalui kuasa hukumnya, Elida Netty, dengan tegas membantah adanya kesepakatan tersembunyi atau deal-dealan dengan Presiden Jokowi dalam penyelesaian perkara tersebut.

Elida mengungkapkan bahwa kliennya justru kerap dimanfaatkan oleh sejumlah pihak yang mengaku dapat mempertemukan Eggi dengan Presiden Jokowi, bahkan disertai janji proyek bernilai fantastis hingga triliunan rupiah. Namun, tawaran-tawaran tersebut disebutnya selalu ditolak oleh Eggi.

“Saya mendengar banyak orang memanfaatkan Bang Eggi supaya bisa bertemu Pak Jokowi, menjanjikan proyek, uang, dan lain-lain. Tapi semua itu ditolak. Bang Eggi itu orang yang komitmen,” ujar Elida.

Menurut Elida, Eggi Sudjana memiliki prinsip kuat dan sejak awal menegaskan tidak akan meminta maaf atas perkara yang menjeratnya, sekalipun berada dalam tekanan besar.

“Dia bilang, sekalipun ditembak, dia tidak akan minta maaf. Dia juga tidak mau menjual akidahnya atau menerima uang yang tidak jelas asal-usulnya,” tegasnya.

Iklan Post Page 1 (336×280)

Elida menceritakan proses panjang hingga akhirnya pertemuan dengan Presiden Jokowi dapat terlaksana. Ia mengaku sempat ragu karena khawatir Eggi akan kembali disudutkan atau dipersepsikan seolah mengakui kesalahan. Namun, melihat polemik yang terus bergulir dan semakin memojokkan kliennya, ia akhirnya mendorong Eggi untuk membuka ruang dialog.

“Saya melihat Bang Eggi terus direndahkan, bahkan dihina. Itu membuat saya berpikir, ini sudah keterlaluan,” katanya.

Ia kemudian berkoordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya untuk memastikan pertemuan berlangsung aman dan steril, tanpa kehadiran media maupun pihak-pihak lain. Menurut Elida, permintaan tersebut disetujui demi menjaga situasi tetap kondusif.

Iklan Post Page 2 (336×280)

Kronologi pertemuan pun dijelaskan secara rinci. Setibanya di lokasi, Elida memastikan kondisi aman sebelum akhirnya mereka masuk satu per satu. Pertemuan tersebut, kata Elida, berlangsung tanpa pengawalan ketat aparat dan berlangsung secara alami.

“Tidak ada polisi, tidak ada pengamanan berlebihan. Murni hanya kami bertiga, Pak Jokowi, Bang Eggi, Damai Hari Lubis, dan saya,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, Elida menyebut suasana berlangsung hangat. Bahkan, Eggi Sudjana dan Presiden Jokowi langsung saling menyapa dan berpelukan, mengenang hubungan lama mereka sejak awal perjalanan karier masing-masing.

“Begitu ketemu, langsung saling sapa. Pak Jokowi ingat betul masa-masa awal dulu,” ujar Elida.

Elida menegaskan, pertemuan tersebut sama sekali tidak membahas tawaran proyek, uang, maupun kesepakatan politik. Dialog hanya berfokus pada penyelesaian persoalan hukum secara bermartabat dan berlandaskan prinsip keadilan.

Dengan diterbitkannya SP3, Elida berharap polemik yang berkembang dapat dihentikan dan tidak lagi diarahkan pada asumsi-asumsi negatif.

“Tidak ada deal-dealan. Tidak ada uang. Tidak ada proyek. Yang ada hanya upaya menyelesaikan persoalan secara manusiawi dan sesuai hukum,” pungkasnya.

Info Redaksi

  • Editor Naskah : Ian Rasya
  • Uploader : Hasnoe