
Mediatamanews | Tangerang – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menyampaikan capaian kinerja strategis sepanjang tahun 2025 melalui kegiatan Refleksi Akhir Tahun yang digelar pada Jumat, 19 Desember 2025, di Aula Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta.
Kegiatan ini dihadiri oleh rekan-rekan media dan menjadi sarana penyampaian capaian di bidang Pelayanan Publik, Pengawasan, serta Penegakan Hukum keimigrasian. Sepanjang tahun 2025, Imigrasi Soekarno-Hatta berhasil merealisasikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp411,6 miliar serta meraih berbagai penghargaan di tingkat Nasional dan Internasional.
Sebagai salah satu pintu gerbang utama keluar masuknya orang ke wilayah Indonesia, Imigrasi Soekarno-Hatta memegang peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung kelancaran mobilitas internasional. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 17,3 juta perlintasan orang melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, meningkat 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas global serta kepercayaan publik terhadap kualitas layanan keimigrasian.
Di bidang pelayanan dokumen perjalanan dan izin tinggal, Imigrasi Soekarno-Hatta menerbitkan 38.864 paspor yang didominasi paspor elektronik, sejalan dengan kebijakan digitalisasi layanan. Selain itu, diterbitkan pula 2.455 izin tinggal yang meliputi izin tinggal kunjungan, terbatas, dan tetap.
Dalam rangka mewujudkan pelayanan yang transparan dan akuntabel, Imigrasi Soekarno-Hatta juga melayani 7.380 permintaan informasi publik serta menindaklanjuti 156 pengaduan masyarakat sepanjang tahun 2025.
Dari aspek penegakan hukum dan pengawasan keimigrasian, sepanjang tahun 2025 dilaksanakan 187 Tindakan Administratif Keimigrasian serta 5 perkara pro justitia. Pada pengawasan perlintasan, petugas Imigrasi Soekarno-Hatta melakukan 727 penolakan masuk terhadap warga negara asing dan 1.847 penundaan keberangkatan warga negara Indonesia sebagai bentuk penerapan kebijakan selektif keimigrasian.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Selain capaian operasional, Imigrasi Soekarno-Hatta juga menorehkan berbagai prestasi, di antaranya Satuan Kerja dengan Laporan Pemeriksaan Dokumen Forensik Terbanyak untuk Projustitia Periode Januari s.d Desember 2025, Satuan Kerja terbaik II Dalam Jumlah Projustitia Terbanyak, Penghargaan Anugraha Wira Wibawa Dharmesti Bagi Pegawai Berprestasi di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta penghargaan atas kerja sama internasional dan kinerja penegakan hukum antara lain dari Kepolisian Swedia, Negara Sahabat Suriah, dan Kerajaan Bahrain.
“Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dan dukungan para pemangku kepentingan. Ke depan, Imigrasi Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan keimigrasian yang profesional, modern, dan berintegritas, seiring dengan penguatan fungsi pengawasan dan penegakan hukum,” tutup Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana.
(Ian Rasya)