Paviliun Taiwan Select Resmi Dibuka di IIES 2026, Dorong Sinergi Industri dan Perdagangan Taiwan–Indonesia

Mediatamanews|Ice BSD Tangerang (Banten) – Paviliun Taiwan mengusung tema pemasaran merek bersama “TAIWAN SELECT”, menghimpun berbagai merek unggulan Taiwan dan perusahaan inovatif untuk berpartisipasi. Melalui dua tema utama, yaitu “kerajinan hidup” dan “aplikasi teknologi”, pameran ini secara menyeluruh menampilkan karakteristik industri Taiwan yang berlandaskan budaya, kreativitas desain, serta kemampuan penelitian dan pengembangan teknologi.
Pada Pameran pembukaan kali ini hadir para perwakilan penting dari kalangan industri dan Akademis Taiwan serta Indonesia sebagai saksi bersama, termasuk:
– Kepala Kelompok Ekonomi Kantor Perwakilan Indonesia, Lu Feng Jing – H.M. Aksa Mahmud pendiri Grup BOSOWA dan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia
– Ketua Asosiasi Industri Kreatif dan Pengembangan Industri Budaya Taiwan Zhuang Shun Quan.
– Perwakilan ES International Event Management Sdn Bhd, Dato Chong Chong Tik – Ketua Umum Alumni Taiwan Indonesia, Hengky Lau – Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Taiwan Jakarta (JTEA), Jacky Tsai
Wakil Ketua Asosiasi Manajemen Rantai Pasok Elektronik Taiwan, serta para tamu terhormat lainnya yang hadir untuk bersama-sama meresmikan pembukaan Paviliun Taiwan. Dalam pidato pembukaan, Kepala Kelompok Ekonomi Kantor Perwakilan Indonesia, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Taiwan dan Indonesia telah berkembang dari perdagangan manufaktur tradisional menuju industri kreatif budaya, ritel cerdas, produk gaya hidup, layanan digital, serta solusi bisnis inovatif.
Ia menambahkan bahwa Taiwan Select Pavilion memiliki makna penting karena secara penuh menampilkan kreativitas Taiwan, kemampuan inovasi, serta komitmen terhadap kualitas produk. Ia juga secara khusus menyambut semakin banyak perusahaan Taiwan yang aktif mengembangkan pasar Indonesia.

Indonesia memiliki populasi lebih dari 280 juta jiwa dan merupakan pasar penting yang sangat potensial. Namun, untuk meraih keberhasilan di pasar Indonesia diperlukan kesabaran, koneksi lokal, serta investasi jangka panjang. Ia meyakini bahwa melalui platform pameran ini, perusahaan Taiwan dan Indonesia akan dapat memperdalam saling pengertian, menemukan peluang bisnis baru, serta membangun hubungan kerja sama jangka panjang yang stabil.
Konten pameran Taiwan mencakup produk terkait teh, minuman, kopi, kerajinan masyarakat adat, produk kulit, produk desain kreatif, aksesori sepeda, peralatan tampilan bisnis cerdas, serta berbagai produk aplikasi komersial lainnya. Semua ini menampilkan sisi beragam merek Taiwan yang memadukan kreativitas budaya, estetika desain, dan inovasi teknologi.
Dalam rangkaian acara pembukaan juga diadakan “Taiwan Select Product”, di mana perusahaan peserta memamerkan produk-produk representatif mereka. Mega Productions Co., Ltd. menampilkan kursi anak yang dirancang khusus untuk aktivitas bersepeda orang tua dan anak, dengan karakteristik ringan, mudah dilipat, serta aman dan praktis. “H.M. Aksa Mahmud, pendiri Grup BOSOWA dan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia.”
Produk yang dipamerkan juga mencakup seri anting keramik lunak “Keindahan Bumi”, yang menggabungkan motif budaya suku asli Taiwan dengan desain modern, menampilkan keindahan kerajinan masyarakat adat Taiwan. Bagian pameran inovasi teknologi juga sangat menarik. Dahui Tech menampilkan “Double-G AI”, perangkat penerjemah instan pertama yang menggunakan layar ganda dan kontrol sentuh ganda, yang mendukung penerjemahan berbagai bahasa secara langsung serta fungsi pencatatan rapat pintar.

Shencai International Co., Ltd. memperkenalkan perangkat tampilan bergerak multifungsi “Gerbang Bintang”, yang menggabungkan sistem AI pintar untuk memenuhi berbagai kebutuhan hiburan rumah, pekerjaan kantor, dan pembelajaran. Jieneng Development Co., Ltd. menampilkan layar kendali pintar portabel berukuran 27 inci yang menggabungkan mobilitas tinggi dan fungsi cerdas, menawarkan solusi baru untuk presentasi bisnis dan tampilan bergerak.
Selain itu, Dongjin Technology Enterprise Co., Ltd. membawa produk kesehatan berbahan grafena, menampilkan hasil penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan Taiwan. Tianshengliang Enterprise Co., Ltd. memamerkan produk “Xiao Chudou”, yang memadukan estetika klasik dengan teknologi inovatif, menarik perhatian pengunjung melalui kemampuan pengisian daya cepat dan desain portabelnya.
Selain pameran produk, Paviliun Taiwan juga secara khusus merancang area promosi bisnis serta menyelenggarakan pertemuan bisnis dan sesi berbagi tema selama pameran berlangsung. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lebih banyak kesempatan komunikasi tatap muka bagi perusahaan peserta dengan para pembeli Indonesia dan internasional, serta mendorong kerja sama yang nyata.
Penyelenggara menyatakan harapannya agar melalui pameran ini hubungan industri antara Taiwan dan Indonesia dapat semakin diperdalam, membuka lebih banyak peluang kerja sama lintas negara, dan bersama-sama memperluas pasar global. Pameran Indonesia Import Export Branding Showcase (IIES) 2026 akan berlangsung dari 18 hingga 20 Juni 2026. Lokasi pameran berada di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta, Indonesia.
Masyarakat umum, pembeli profesional, dan berbagai kalangan diundang untuk hadir dan menyaksikan langsung inovasi serta kekuatan industri merek-merek Taiwan, sekaligus memanfaatkan kesempatan membangun jaringan dan kerja sama selama pameran berlangsung. Catatan penting: halaman kedua ini tidak lagi menyebut H.M. Aksa Mahmud. Nama beliau hanya muncul pada halaman pertama sebagai salah satu tamu kehormatan yang hadir dalam upacara pembukaan Paviliun Taiwan.
Upacara pembukaan dihadiri oleh para perwakilan terkemuka dari kalangan industri, pemerintahan, dan akademisi Taiwan serta Indonesia, termasuk:
– Kepala Kelompok Ekonomi Kantor Perwakilan Indonesia, Lu Feng Jing
– H.M. Aksa Mahmud pendiri Grup BOSOWA dan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia – Ketua Asosiasi Industri Kreatif dan Pengembangan Industri Budaya Taiwan Zhuang Shun Quan.
– Perwakilan ES International Event Management Sdn Bhd, Dato Chong Chong Tik
– Ketua Umum Alumni Taiwan Indonesia, Hengky Lau
– Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Taiwan Jakarta (JTEA),
Jacky Tsai Bersama-sama, para tamu tersebut menandai pembukaan resmi Paviliun Taiwan Select. Dalam sambutannya pada upacara pembukaan, menyatakan bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Taiwan dan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah berkembang melampaui sektor manufaktur dan perdagangan tradisional ke bidang-bidang seperti industri kreatif, ritel, produk modern, layanan digital, dan solusi bisnis inovatif.
Direktur juga menegaskan bahwa Paviliun Taiwan Select memiliki makna yang sangat penting karena sepenuhnya menunjukkan kreativitas, inovasi, dan komitmen Taiwan terhadap kualitas. Ia sangat senang melihat banyak perusahaan Taiwan yang secara aktif menjajaki pasar Indonesia. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar yang sangat menjanjikan. Namun, untuk meraih kesuksesan di pasar tersebut diperlukan kesabaran, jaringan lokal, dan komitmen jangka panjang.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa melalui platform pameran ini, perusahaan-perusahaan Taiwan dan Indonesia akan memperdalam saling pengertian, menemukan peluang bisnis baru, serta membangun kemitraan yang kuat dan berkelanjutan. Paviliun Taiwan Select menampilkan beragam produk pameran, termasuk produk terkait teh dan kopi, kerajinan masyarakat adat, barang-barang kulit, produk desain kreatif, aksesori sepeda, peralatan display komersial pintar, serta berbagai produk aplikasi bisnis lainnya.
Info Redaksi
- Uploader : Ian Rasya