AirNav Indonesia Gandeng Airservices Australia Modernisasi Navigasi Penerbangan

Mediatamanews|Tangerang (Banten) – AirNav Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis dengan Airservices Australia melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mempercepat modernisasi layanan navigasi penerbangan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno bersama Chief Executive Officer Airservices Australia Rob Sharp di kantor Airservices Australia, Canberra, Australia, Senin (27/7).
Kerja sama berdurasi lima tahun itu menjadi langkah kedua penyedia layanan navigasi penerbangan dalam memperkuat keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan sistem navigasi udara di Indonesia serta kawasan Asia Pasifik.
Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno mengatakan kolaborasi tersebut mencakup modernisasi ruang udara, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan aspek keselamatan, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam layanan navigasi penerbangan.
“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat kemampuan AirNav Indonesia, tetapi juga meningkatkan kontribusi Indonesia dalam mendukung kemajuan navigasi penerbangan di kawasan Asia Pasifik,” kata Avirianto dalam keterangan tertulis.

Ia mengatakan sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan navigasi penerbangan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan sekaligus menjawab tantangan industri penerbangan yang terus berkembang.
Ruang lingkup kerja sama meliputi empat bidang utama, yakni modernisasi ruang udara dan inovasi operasional, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan keselamatan, manajemen risiko dan keberlanjutan, serta penyelarasan strategi di tingkat regional maupun internasional.
Melalui kemitraan itu, AirNav Indonesia dan Airservices Australia juga akan saling bertukar pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik guna mendukung transformasi layanan navigasi penerbangan.
Sementara itu, CEO Airservices Australia Rob Sharp mengatakan MoU tersebut menjadi fondasi penting untuk mempererat hubungan kedua organisasi dalam mengembangkan inovasi dan meningkatkan kapabilitas penyedia layanan navigasi penerbangan di kawasan.
Menurut dia, kolaborasi tersebut diharapkan menjadi wadah berbagi keahlian dan pengalaman yang dapat menghasilkan layanan navigasi penerbangan dengan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri penerbangan di Asia Pasifik.
Penandatanganan nota kesepahaman itu sekaligus menegaskan komitmen kedua pihak untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, memperkuat konektivitas regional, serta mendukung terwujudnya sistem transportasi udara yang lebih aman, efisien, inovatif, dan berkelanjutan.
Info Redaksi
- Editor Naskah : Ian Rasya
- Uploader : Hasnoe