Ribuan Warga Jember Tolak Penghentian MBG: Perbaiki Sistem, Jangan Hapus Program!

Mediatamanews|Jember (Jatim) – Ribuan Warga Jember Kepung Gelombang dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir deras dari akar rumput. Hari ini, Sabtu (20/6), ribuan masyarakat Kabupaten Jember yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi damai besar-besaran.
Massa memadati area depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember untuk menuntut keberlanjutan program yang dinilai telah membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Aksi simpatik ini dimulai sejak pagi hari. Massa berkumpul di kawasan double way Universitas Jember (Unej) dan mulai melakukan long march tepat pukul 09.11 WIB menuju pusat kota. Sambil membentangkan berbagai spanduk dukungan dan mengibarkan bendera merah putih, ribuan peserta berjalan tertib menuju Gedung DPRD Jember.
Setibanya di lokasi, suasana di depan bundaran DPRD Jember langsung bergemuruh. Menggunakan mobil komando yang dilengkapi pengeras suara berdaya besar, para orator perwakilan masyarakat secara bergantian naik ke atas panggung untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Salah satu orator aksi yang juga merupakan warga terdampak, Fitri, menegaskan bahwa polemik teknis yang belakangan terjadi di tingkat pusat tidak boleh mengorbankan hak masyarakat di daerah. Baginya, program MBG adalah pilar penting dalam menjaga kualitas gizi generasi muda sekaligus penggerak roda ekonomi lokal.

“Kedatangan kami ke sini adalah untuk menyuarakan bahwa MBG ini adalah program yang bagus. Kalau ada yang salah dalam pelaksanaannya, perbaiki sistemnya, jangan hapus programnya!” seru Fitri di hadapan ribuan massa yang langsung disambut sorak setuju.
Fitri juga membeberkan fakta di lapangan mengenai bagaimana program MBG ini telah menciptakan efek domino (multiplier effect) yang luar biasa bagi perekonomian Jember. Program ini tidak hanya memberi makan anak-anak sekolah, tetapi juga menggerakkan ekosistem dapur umum, melibatkan UMKM kuliner, hingga menyerap tenaga kerja lokal dalam skala besar.
”Ada berapa banyak orang di sekitar kita yang sebelumnya menganggur, kini mendapat pekerjaan dan penghasilan layak berkat adanya program ini? Ini adalah bukti nyata bahwa MBG menghidupkan ekonomi wong cilik,” tambahnya.
Massa FMJM menegaskan bahwa aksi turun ke jalan ini bukanlah gerakan politik praktis, melainkan murni perjuangan hati nurani rakyat. Mereka berharap para wakil rakyat di DPRD Jember dapat meneruskan aspirasi ini ke pemerintah pusat agar keberadaan program MBG mendapat jaminan regulasi dan anggaran yang kokoh.
”Sekarang ini, ribuan masyarakat yang demo ke DPRD Jember bukan hanya memperjuangkan soal makanan. Tapi kami sedang memperjuangkan masa depan. Kami memperjuangkan program MBG yang track record-nya sudah jelas banyak berdampak baik untuk masyarakat,” pungkas Fitri menutup orasinya.
Aksi yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Perwakilan massa juga diterima oleh pihak DPRD Jember untuk menyerahkan pernyataan sikap resmi dari Forum Masyarakat Jember Maju.
Info Redaksi
- Editor Naskah : Ian Rasya
- Uploader : Abdul Basid